10 Pegawai Positif Covid-19, Bupati Lebak Perintahkan Lockdown Kantor Disdukcapil

Merdeka. com – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyebutkan sebanyak 10 pegawai Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di daerah itu terkonfirmasi positif Covid-19 sebab hasil tes usap yang dikerjakan pekan lalu.

“Kami memerintahkan agar Kantor Disdukcapil tersebut dilakukan lockdown selama 14 hari ke depan, ” kata Iti Octavia di Lebak, Sabtu (5/9) seperti dilansir Antara.

Pelayanan pada Kantor Disdukcapil setempat terpaksa ditutup sementara akibat penyebaran Covid-19 itu. Saat ini, semua ruangan hingga halaman dilakukan penyemprotan cairan disinfektan guna mencegah pandemi Covid-19.

Selama ini, penyebaran Covid-10 di Kabupaten Lebak terus bertambah sehubungan dinyatakannya 10 pegawai Disdukcapil positif virus Korona.

Penemuan kasus 10 pegawai Disdukcapil tersebut berdasarkan buatan tes usap atau swab setelah seorang pegawai dinyatakan positif Covid-19. Mereka para penderita Covid-19 melakukan isolasi mandiri di kediamannya semasa 14 hari.

“Kami menyatakan Lebak kembali berstatus kawasan merah Covid-19 setelah dua hari menjadi zona oranye, ” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Triatno Supiono mengatakan pihaknya saat ini melakukan ‘tracking’ secara tes usap kepada anggota anak 10 pegawai Disdukcapil yang teridentifikasi positif Covid-19.

Saat ini, warga Lebak yang pasti Covid-19 sebanyak 57 orang serta di antaranya 28 orang dinyatakan sembuh, 27 orang menjalani isolasi mandiri dan dua orang meninggal dunia.

“Kami menimbulkan masyarakat dapat menaati protokol kesehatan tubuh dengan memakai masker, menjaga tenggang dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, ” katanya. [bal]