3 Anggota Polresta Probolinggo Digerebek saat Pesta Sabu pada Kawasan Wisata Pasuruan

Merdeka. com – Kasus petugas yang ditangkap karena menyalahgunakan narkoba, kembali terjadi. Kali ini berlaku di Jawa Timur. Tiga orang anggota Polres Kota Probolinggo, dikabarkan ditangkap penjaga di daerah tetangga.

Mereka dibekuk sebab jajaran Satuan Reskoba Polres Pasuruan, saat sedang asyik pesta sabu di negeri wisata.

Informasi yang dihimpun, tiga anggota Polresta Probolinggo tersebut berinisial PT, SD, dan UD. Mereka pesta sabu bergandengan seorang warga sipil dengan menyewa villa di daerah wisata Prigen yang tersedia di Kabupaten Pasuruan.

Rupanya, rencana itu sudah diendus oleh rangkaian Satreskoba Polres Pasuruan.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Jauhari membenarkan kabar interpretasi anggotanya oleh petugas sejak Polres Pasuruan. Namun perihal itu sudah terjadi dalam Rabu (19/5) dan baru terendus awak media sejak kemarin.

“Untuk saat ini anggota telah diserahkan ke Polresta Probolinggo dan sedang dalam cara pemeriksaan propam, ” tutur Jauhari.

Tiga anggota polisi yang tidak disebutkan satuan dan pangkatnya itu dibekuk pada sekitar pukul 16. 00 Wib dari dalam kamar mereka. Setelah menginap semalam, barulah keesokan harinya, Polres Pasuruan menyerahkan tiga polisi kasar ini kepada Polresta Probolinggo.

“Besoknya tepat dijemput oleh Propam Polres Probolinggo, ” lanjut Jauhari saat dikonfirmasi secara terekam.

Jauhari mengisbatkan, perilaku mereka sangat menyembir. Sehingga mereka terancam dicopot dari anggota Polisi Republik Indonesia (Polri).

“Apabila terbukti menggunakan narkoba maka sanksi terberat yaitu pemecatan dari anggota polri, ” tegas Jauhari.

Namun, sejauh itu Jauhari mengaku belum mampu mengambil kebijakan yang nyata terkait dugaan kasus itu. Sebab, ia masih harus menunggu hasil pemeriksaan yang masih berlangsung.

“Tapi kita akan bahana. Terutama terkait perintah sebati arahan pimpinan dalam olahragawan negara untuk berperang melawan narkoba, ” ucap Jauhari.

Untuk membantu pemeriksaan, Polresta Probolinggo tetap berkoordinasi dengan jajaran Polres Pasuruan. Terutama menyangkut pokok barang dan kronologisnya. Karena permasalahan narkoba dinilainya benar serius. Terutama juga melekat integritas kepolisian .

“Terkait permasalahan ini kami hendak koordinasi dengan Polres Pasuruan, apabila ada keterlibatan perseorangan anggota kami, akan kami tindak tegas sesuai dengan hukuman terberat, ” kata pendahuluan Jauhari. [rhm]