5. 178 Peserta Lulus Seleksi CPNS Kementerian Agama

Lepas. com – Kementerian Agama (Kemenag) telah mencanangkan hasil seleksi CPNS formasi tahun 2019 pada 30 Oktober 2020. Hasilnya, dari 12. 621 perekam, ada 5. 178 peserta dengan dinyatakan lulus sebagai CPNS Kemenag.

“Setelah melalui serangkaian tahapan yang panjang, 5. 178 orang diumumkan lulus seleksi CPNS Kementerian Agama formasi tahun 2019, ” kata Sekjen Kemenag sekali lalu Ketua Panitia Seleksi, Nizar melalui keterangannya, Minggu (31/10).

Peserta yang dinyatakan lulus opsi ditetapkan berdasarkan dua hal. Mula-mula, memenuhi semua persyaratan dan memasukkan seluruh tahapan seleksi. Kedua, memiliki nilai dengan peringkat tertinggi sesuai jumlah formasi berdasarkan hasil integrasi ukuran SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) dan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Nizar mengatakan, kelulusan peserta ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi peserta. Dia mengimbau agar tidak mempercayai pihak tertentu atau broker yang menjanjikan dapat membantu keguguran dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk apapun.

“Kemenag memberi kesempatan kepada para peserta yang akan mengabulkan sanggahan atas pengumuman kelulusan akhir seleksi CPNS Kementerian Agama melalaikan lama https://sscn.bkn.go.id/ mulai 1 sampai 3 November 2020, ” tuturnya.

Sedangkan, Kepala Jawatan Kepegawaian Setjen Kemenag Saefuddin menjelaskan, peserta yang dinyatakan lulus opsi akhir wajib melakukan pemberkasan secara melengkapi dokumen persyaratan administrasi. Kejadian itu sebagai syarat pengusulan NIP CPNS sesuai dengan jadwal serta ketentuan yang berlaku. Peserta serupa harus menyertakan surat pernyataan sebagaimana terlampir dalam lampiran pengumuman.

“Peserta yang dinyatakan lucut seleksi akhir namun tidak melengkapi dokumen persyaratan administrasi sebagai syarat pengusulan NIP CPNS sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang valid, dianggap mengundurkan diri, ” tegasnya.

“Apabila di lalu hari pelamar terbukti memberikan data yang tidak sesuai dengan bahan atau melakukan manipulasi data elok pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi CPNS/PNS oleh sebab itu kelulusan yang bersangkutan dinyatakan cabar dan/atau yang bersangkutan diberhentikan sebagai CPNS/PNS, ” tandasnya. [bal]