75 Rumah Warga Karawang Hancur Berat Akibat Abrasi Pantai

Merdeka. com – Abrasi pantai dengan mengiringi gelombang ekstrem mengakibatkan puluhan rumah warga Daerah Cemara Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, rusak berat. Peristiwa ini terjadi dalam Senin (16/8), pukul 19. 15 WIB.

Plt. Kepala Pusat Bukti, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengadukan total rumah rusak kelanjutan abrasi tersebut sebanyak 177 unit dengan tingkat dengan berbeda. Rumah rusak berat sebanyak 75 unit, rusak sedang 54 dan rusak ringan 48.

Selain itu, sebanyak 138 warga mengungsi ke tempat kerabat dan tetangga sekitar serta 474 warga ataupun 173 KK terdampak.

“Sejauh ini tak ada informasi korban roh maupun warga luka-luka akibat abrasi pantai tersebut, ” kata Abdul melalui pancaran pers, Rabu (19/8).

Badan Penanggulangan Kesedihan Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, lanjut Abdul, telah menyelenggarakan kaji cepat dan mengungsikan warga yang membutuhkan pertolongan. BPBD Kabupaten Karawang serupa berkoordinasi dengan instansi terpaut serta pihak kecamatan maupun desa.

Berdasarkan kajian inaRISK, wilayah Cibuaya merupakan salah satu kecamatan dari total 9 kecamatan yang berpotensi gelombang berlebihan dan abrasi dengan kategori sedang hingga tinggi. Pada setiap tahun pesisir Desa Cemarajaya yang berada di Kecamatan Cibuaya ini terkikis abrasi yang menyebabkan gelombang bahar sampai di pemukiman warga.

Pada pola pemantauan cuaca maritim BMKG, wilayah perairan Karawang – Subang termonitor tenang, dengan tinggi gelombang 0, satu – 0, 5 meter pada esok hari, Kamis (19/8). Wilayah Cibuaya yang terdampak abrasi terpantau berawan dan cerah berawan jadi diharapkan tidak memperburuk perihal saat ini. [lia]