9 Tahun Buron, Begal Sadis Ditangkap saat ‘Ngumpet’ di Kebun Sawit

Merdeka. com porakporanda Usai telah pelarian Amir Hamzah (50) sejenis ditangkap polisi saat berada di parak sawit. Pelaku terlibat dalam lagak begal yang dilakukannya sembilan tarikh silam.

Aksi begal itu dialami Tri Handoko (29) ketika melintas di Jalan Kebun Cengkeh Desa Ketuan III, Kecamatan Tugu Mulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan, 26 September 2011. Karakter bersama dua rekannya membuntuti target hingga ke tempat sepi.

Para pelaku pun mencegat korban dan meminta paksa motor Suzuki F1 yang dikendarai target. Merasa motor itu milik saudaranya, korban berusaha mempertahankannya.

Namun, usahanya gagal lantaran pelaku Amir menodongkan senjata api rakitan ke wajah korban. Kawanan itu pun melarikan diri dengan mendatangkan motor rampokan.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy mengucapkan, tersangka yang beralamat di Lubuklinggau itu telah lama diburu petugas namun keberadaannya sulit terlacak karena berpindah-pindah tempat persembunyian.

Penyidik akhirnya mengetahui posisi masa berada di sebuah pondok parak sawit di Kecamatan BTS Ulu Cecar, Musi Rawas, dan dilakukan penangkapan tanpa perlawanan.

“Tersangka buronan sejak sembilan kamar lalu, dini hari kemarin anyar tertangkap di tempat persembunyiannya, ” ungkap Efrannedy, Kamis (4/6).

Dikatakannya, tersangka merupakan anggota kawanan begal sadis yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Musi Rawas. Dari laporan, gabungan ini tak segan melukai korbannya jika melawan.

“Dikenakan Pasal 365 KUHP dengan risiko tujuh tahun penjara. Kasus kesalahan lain masih kami dalami, ” katanya. [rhm]