Akhlak Santoso, Eks Dirut PTDI Diperiksa KPK

Merdeka. com – Premi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Eks Eksekutif Utama (Dirut) PT Dirgantara Nusantara (DI), Budi Santoso. Kedatangan Budi ke KPK guna kebutuhan penyatuan alat bukti dalam dugaan korupsi dalam PT Dirgantara Indonesia dengan sangkaan potensi kerugian negara sebesar Rp 8 M.

“Ya benar diperiksa (Budi Santoso), ” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (5/6).

Selain Watak, lanjut Ali, KPK juga mengamati seorang pihak swasta dengan daya menggali keterangan dalam kasus yang sama.

“Jadi ada kaum pihak (diperiksa), swasta juga tersedia, ” jelas Ali meski tidak menyebutkan siapa pihak swasta tersebut.

Ali belum pandangan hal spesifik apa yang digali penyidik terhadap keduanya. Dia membuktikan, informasi lanjutan akan dirilis setelah pemeriksaan mereka selesai.

“Untuk sementara demikian keterangan yg dapat kami sampaikan, Perkembangannya bakal kami sampaikan lebih lanjut, ” Ali menandasi.

Kejadian dugaan korupsi di tubuh perusahaan penerbangan negara ini dilaporkan Federasi Serikat Pekerja BUMN kepada KPK pada 2016 silam. Ketua Harian Federasi Serikat Pekerja BUMN Prakoso Wibowo, mengatakan dugaan kerugian negeri akibat korupsi sebesar Rp 8 miliar, dari 24 kasus dengan dilaporkan.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6. com [rhm]