Bareskrim Periksa Ahli Pidana dan Balistik Terkait Penembakan 6 Laskar FPI

Merdeka. com berantakan Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan ahli pidana terpaut penyidikan kasus penembakan enam Laskar Front Pembela Islam (FPI). Tak hanya ahli pidana, penyidik serupa akan memeriksa ahli balistik buat meminta keterangan tambahan.

“Ya, hari ini belasan penyeliaan saksi baru di TKP, penelitian tambahan terhadap ahli, termasuk pandai pidana dan tambahan ahli balistik, ” tutur Direktur Tindak Kejahatan Umum Bareskrim Polri Brigjen Penuh Andi Rian Djajadi saat dihubungi di Jakarta , Jumat (18/12).

Menurut dia, keterangan saksi ahli diperlukan untuk mengetahui secara jelas peristiwa penyerbuan anggota Laskar FPI terhadap polisi dengan berujung penembakan terhadap enam karakter pengawal Imam Besar FPI Rizieq Syihab itu.

Di dalam penyidikan kasus ini, tim penyidik gabungan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Polda Metro Hebat, dan Polres Karawang telah menyelenggarakan rekonstruksi yang memperlihatkan awal pokok penyerangan Laskar FPI hingga petugas melakukan tindakan tegas terukur. Tersedia 58 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi di empat lokasi ini.

Empat lokasi tersebut yakni di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional; selepas putaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area KM 50; Rest Area KM 50 serta Tol Japek selepas Rest Zona KM 50 hingga KM 51.

Rekonstruksi digelar di depan awak media dengan memper 28 orang saksi, dimana 4 saksi di antaranya merupakan polisi yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut. [eko]