Besar BNN Sua: Pakai Sabu Mampu Kerja 24 tanda Merupakan Narasi Sesat

Merdeka. com – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sua) Brigen Pol Sabaruddin Ginting mengatakan bahwa tersedia pendapat yang menyatakan pemakai narkoba dapat bertahan main hingga 24 jam merupakan narasi sesat.

“Ada narasi sesat dengan dikembangkan masyarakat. Misalnya pemakai sabu mampu bertahan berjalan hingga 24 jam. Ini tidak benar karena sangat menyesatkan, ” kata Ginting di Kendari, dilansir Antara, Selasa (29/6).

Ia menyampaikan bahwa jika seseorang telah menggunakan narkoba, maka kerusakan jangka panjanglah yang akan menimpa orang yang mencoba menggunakan obat-obat terlarang itu bahkan mematok kematian.

“Karena ketika dia katakan dapat bekerja nonstop 24 tanda dengan menggunakan itu (narkoba), maka kerusakan saraf, buah, jantung dan lain sebagainya akan dihadapi pengguna narkoba, ” kata Ginting.

Selain kerusakan bagian tubuh pengguna, kata tempat, kerusakan lain akan menimpa mereka seperti kerusakan sosial dan ekonomi keluarga.

“Karena dia harus menginvestasikan dananya untuk mengambil barang (narkoba) itu. Bahkan Itu akan dilakukan pada setiap hari karena dia telah kecanduan, ” ujar dia.

Oleh sebab itu, ia mengajak klub untuk bersama-sama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan terus mengedukasi kelompok bahwa peredaran narkoba sudah memprihatinkan, baik itu di seluruh Indonesia maupun Sulawesi Tenggara.

Dia mengajak pecandu narkoba untuk melaporkan diri di kemudahan layanan rehabilitasi di antaranya Klinik BNNP Sua, BNN Kendari, termasuk beberapa puskesmas milik Pemerintah Kota Kendari di antaranya Puskesmas Kemaraya, Puuwatu, Lepo-Lepo, Mokoau, Poasia, Kandai, Puuwatu dan Mekar. Tercatat di Rumah Sakit Tanah air Kendari, Rumah Sakit Bahteramas, dan Rumah Sakit wasta Aliyah III.

“Kita pastikan ketika dia datang melapor, dia tidak akan terlibat dengan norma, ” tegasnya. [eko]