Buronan Interpol Asal Korea Daksina Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Langgas. com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandara Soekarno-Hatta akan mendeportasi buronan interpol bernama Changyun (51), masyarakat asal Korea Selatan. Tempat merupakan buronan asal negara tersebut sejak tahun 2018 lalu karena persoalan pidana.

Kepala Biro Imigrasi I TPI Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto menerangkan, pihaknya mengamankan buron tersebut pada Jumat (26/3), setibanya di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Diterangkan Romi, buronan Interpol itu tiba ke bandara dengan menggunakan pesawat Malindo Air dengan nomor penerbangan D438 asal Seoul, Korea Selatan.

“Petugas kami mencurigai paspor dari buronan interpol ini, yang lalu diketahui bahwa yang terlibat tercatat dalam red notice Interpol Seoul, Korea Selatan sejak 5 November 2018. Petugas kami kemudian melaksanakan pengamanan dan melakukan penjagaan terhadap Changhyun, ” kata Romi dikonfirmasi, Senin (29/3).

Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan ke Mabes Polri dan dilakukan penjemputan pada Sabtu, pukul 20. 00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan aparat Imigrasi, Changhyun mengaku tiba ke Indonesia sebagai investor. Selanjutnya, Changyun akan dideportasi ke negara asalnya, berperan mempertanggungjawabkan perbuatan pidana yang dilakukan.

“Saat ini masih dalam penelitian, belum dideportasi. Dia diketahui datang dua kali ke Indonesia pada 12-15 November 2017 dan 18 Agustus 2018, ” terang Romi. [cob]