CEK FAKTA: 4 Ton Telur Bansos Membusuk di Gudang Bulog Garut, Ini Faktanya

Merdeka. com – Beredar informasi yang menyebutkan empat ton telur bansos dampak dari pandemi virus corona Covid-19 Pemprov Jawa Barat membusuk di gudang penyimpanan Bulog Garut beredari di media sosial.

Telur sebanyak 4 ton membusuk lantaran tidak didistribukan ke warga yaag terdampak virus corona. Informasi diunggah akun Facebook Jasmine Greentea II pada 11 Mei 2020.

Akun Facebook Jasmine Greentea II menggunggah foto tangkap layar dari sebuah artikel berjudul “4 Ton Telur Bansos Pemprov Membusuk, DPRD Jabar: Pemprov Jabar Ceroboh”, unggahan tersebut dilengkapi secara narasi sebagai berikut:

4 ton telur bansos membusuk di gudang bulog garut ini faktanya

Facebook / Jasmine Greentea II

Bantuan sembako berupa beras, mie instan, telur, vitamin, minyak tumbuhan, gula, dan terigu, masih terhambat di gudang Bulog Garut. Sebab terlalu lama tersimpan di gudang dan tak didistribusikan, setidaknya 4 ton telur membusuk dan kudu diganti dengan yang baru. Sementara proses pendistribusian belum bisa diperkirakan waktunya.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Jawa Barat, Fraksi Partai Golkar, Edi Rusyandi mengaku prihatin secara kondisi tersebut. Alih-alih bantuan yang tersedia dapat meringankan beban awak terdampak Covid-19, justru menurut Edi bantuan tersebut malah tidak bermanfaat

https://www.fixindonesia.com/4-ton-telur-bansos-pemprov-membusuk-dprd-jabar-pemprov-jabar-ceroboh/

Penelusuran

Cek Fakta Merdeka. com menelusuri informasi terpaut 4 ton telur bansos Pemprov Jabar busuk di gudang penyimpanan Bulog Garut. Dalam artikel Lepas. com berjudul “Pemprov Jabar Pastikan Kualitas Bantuan Pangan Terjaga” dengan dimuat pada 11 Mei 2020, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyanggah informasi mengenai bantuan pangan berbentuk empat ton telur dalam kondisi busuk.

Meski serupa itu, manajemen distribusi bantuan akan tetap dievaluasi untuk memastikan kualitas bertabur terjaga hingga sampai ke kelompok. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Daud Ahmad mengaku sudah melakukan penyerasian dengan pihak Bulog Garut mengenai kabar telur busuk tersebut.

“Jadi empat ton sudah dikirim ke garut, namun Pemerintah Kabupaten Garut belum siap menyalurkan karena data penerima bantuan sedang diolah. Sehingga, Bulog mendistribusikan ke daerah lain, ke Tasikmalaya yang sudah siap salur. Jadi, empat ton busuk itu tidak betul, ” katanya melalui siaran pers daring, Senin (11/5).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, sudah menginstruksikan penanggungjawab harus bisa memastikan telur dan sembako yang menjadi arah bantuan sosial non tunai provinsi berkualitas.

“Kalau ternyata bermasalah yang datang di gudang, tolong perbaiki manajemen gudangnya. Jika bermasalah di manajemen waktu, ” tegasnya.

Artikel CNNIndonesia berjudul “Pemprov Jabar Bantah Telur Bansos di Gudang Bulog Garut Busuk”. Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan Jawa Barat Mohammad Arifin Soedjayana membantah kabar stok telur bantuan sosial (bansos) provinsi gawat membusuk di Gudang Bulog Garut karena tak kunjung didistribusikan

Arifin yang juga menjabat Ketua Divisi Logistik Gugus Perintah Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar menyatakan telur bansos provinsi yang berkecukupan di Gudang Bulog Garut sudah diredistribusi ke kabupaten/kota lain. Peristiwa tersebut dilakukan karena pendistribusian bansos provinsi di Kabupaten Garut ditunda.

“Kami sudah mengirim telur pada 27 April 2020 sebanyak empat ton. Karena status di Kabupaten Garut masih invalid kondusif, telur tersebut telah diredistribusi ke kabupaten/kota lain. Dan dalam 29 April 2020, stok telur di Gudang Bulog Garut sudah diredistribusi ke tempat lain, ” kata Arifin, Senin (11/5).

Kesimpulan

Klaim 4 ton telur bansos Pemprov Jabar membusuk pada gudang penyimpanan Bulog Garut tak benar. Pemprov Jawa Barat mengatakan saat ini telur tersebut telah didistribusikan ke kabupaten/kota lain.

Jangan mudah percaya & cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal sebab sumber terpercaya, sehingga bisa dalam pertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Artikel selanjutnya Data HK