Deretan Tantangan Penciptaan Lapangan Kerja di Indonesia

Merdeka. com – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyebut kalau lapangan kerja baru akan terbentuk di 2021 seiring proses pemulihan ekonomi Indonesia.

“Dengan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hendak kembali tumbuh positif tahun aliran, maka diharapkan juga tercipta lapangan kerja baru, ” kata Ida dalam Outlook Perekonomian Indonesia 2021, Selasa (22/12).

Namun di tengah besarnya kebutuhan itu, Ida mengakui bahwa iklim penciptaan lapangan pekerjaan di Indonesia belum bersahabat. Di mana tingkat kemudahan berusaha Indonesia berada pada peringkat 73 dari. Angka ini jauh di bawah negara-negara tetangga jadi kompetitor.

Selain tersebut, tingkat produktivitas tenaga kerja Indonesia juga cenderung lebih rendah dibandingkan negara menengah ke bawah yang lain.

“Semua data itu menunjukkan besarnya tantangan bagi investasi dan penciptaan lapangan kerja dalam Indonesia. Dibutuhkan sebuah regulasi yang dapat melakukan reformasi struktural serta transformasi ekonomi untuk merespons secara cepat tantangan tersebut. Sehingga kita dapat segera memulihkan perekonomian serta sektor Ketenagakerjaan kita yang terdampak pandemi, ” kata Ida.

Adapun pemerintah telah membuat UU Cipta Kerja sebagai jawaban dari sejumlah permasalahan investasi mematok penciptaan lapangan pekerjaan. Melalui UU ini, dilakukan penyederhanaan sejumlah regulasi yang semrawut dan tumpang tindih. Dengan demikian, diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi sehingga bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“UU Cipta Kegiatan dibuat untuk penyederhanaan, sinkronisasi, pemangkasan regulasi atas banyaknya aturan dan regulasi yang hyper yang menghambat menciptakan lapangan kerja. Undang-undang semenjak kerja ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia dengan selama ini menghambat penciptaan lapangan kerja, ” pungkas dia.

Reporter: Pipit Ika Ramdhani

Sumber: Liputan6. com [idr]