Dinkes Papua Sebut Vaksinasi Dua Klaster PON di Arah 50 Persen

Merdeka. com berantakan Biro Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua mengklaim cakupan vaksinasi perut dari empat klaster pemangku Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 telah menyentuh di atas 50 persen berdasarkan data per 3 September. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua Aaron Rumainum mengatakan kedua daerah tersebut yakni Kabupaten Merauke dan Kota Jayapura.

“Cakupan vaksinasi dalam Kabupaten Merauke sudah menyentuh 53, 9 persen, namun di Kota Jayapura sudah 50, 8 persen, ” katanya, dilansir Antara, Minggu (5/9).

Menurut Aaron, untuk dua klaster PON lainnya yakni Kabupaten Jayapura baru 47, 8 persen dan Mimika 49, 9 persen, sementara Kabupaten Keerom sebagai daerah penyangga PON baru 33, 5 persen dari total bahan sasaran vaksinasi.

“untuk mencapai herd immunity hingga akhir September di empat klaster tersebut, diperlukan kecepatan suntikan per keadaan selama satu bulan, ” ujarnya.

Dia menjelaskan seperti di Tanah air Jayapura, minimal harus melayani penyuntikan sebanyak 5. 202 suntikan per hari, kemudian di Kabupaten Merauke dua. 575 suntikan per keadaan, Kabupaten Jayapura 2. 121 suntikan, Mimika 3. 962 suntikan dan Keerom 1. 039 per hari.

“Sedangkan kabupaten lainnya di Papua, selain Keerom, ada pula dua kawasan yang cakupan vaksinasi beruang di angka 31 maka 40 persen, meliputi Biak Numfor dan Boven Digoel, ” katanya menegaskan.

Aaron menambahkan untuk cakupan vaksinasi di Kabupaten Nabire, Mappi dan Sarmi berada di angka 21 hingga 30 persen daripada total target sasaran.

“Cakupan vaksinasi terendah berada di empat wilayah yakni Kabupaten Mamberamo Besar, Jayawijaya, Waropen dan Pegunungan Bintang yakni berada di bawah 10 persen, sedangkan Kabupaten Asmat, Kepulauan Yapen dan Supiori berada dalam angka 11 hingga 20 persen, ” pungkas Aaron. [eko]