Disergap Saat Isi BBM, Begal dalam OKU Timur Tewas Usai Berduel dengan Polisi

Langgas. com – Seorang pria yang diduga mau melancarkan aksi begal tewas seusai berduel dengan anggota Polres Ogan Komering Ulu Timur menggunakan senjata api.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, Rabu, mengatakan duel itu terjadi dalam Jalan Tanggul Irigasi Desa Kolam Jaya, Kecamatan Sungai Madang Rabu pagi (1/7).

“Berawal dari adanya informasi bahwa pelaku akan melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan posisinya termonitor oleh anggota, ” ujar AKBP Erlin di OKU Timur.

Kemudian anggota mencari keberadaan pelaku dan didapati tengah mengisi bahan bakar minyak, lalu bagian berupaya menyergap pelaku yang diduga hanya berpura-pura mengisi minyak buat mengelabui polisi .

Pelaku dan anggota pun terlibat duel badan sebab saling ingin melumpuhkan, namun pelaku ternyata membawa senjata api rakitan dan berupaya melepaskan tembakan ke arah anggota hingga lima kali.

“Karena bergelut-bergelut terus maka anggota juga melawan sehingga terpaksa melepaskan tembakan tegas serta terukur ke arah pelaku, ” kata dia.

Karakter akhirnya tewas dalam perjalan menuju rumah sakit, sementara anggota dengan menyergapnya yakni Brigpol Marselly Wiyono terpaksa dilarikan ke RSUD Martapura karena mendapat luka tembak pada bagian paha.

Identitas pelaku sempat tidak terdata meski dicek menggunakan siidk jari, namun bersandarkan informasi pengembangan didapat pelaku bernama Juni Mardianto warga BK 8 Kecamatan Belitang.

Sementara dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti berupa dua puncak senpi rakitan, lima selongsong, dan dua amunisi masih aktif.

“Kami masih mengembangkan individualitas dan rekam tindak pidananya, sebab kalau seorang sudah berani membawa senjata api lebih dari satu pucuk maka pasti dipersiapkan buat melakukan tindak pidana, ” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa begal memang menjadi momok merisaukan bagi masyarakat dan termasuk perintah serius bagi kepolisian, apalagi penyamun di OKU Timur menurutnya mengarah sangat berani menggunakan senjata sinar.

“Tetapi kami mencari jalan terus memberantas begal-begal agar terbentuk keamanan yang membuat masyarakat semakin nyaman, ” katanya. [gil]