Jual Tabung Oksigen Rp6, 5 Juta, Pegawai Perusahaan Alkes di Surabaya Diringkus

Merdeka. com – Seorang pria diringkus tim intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya karena menjual tabung oksigen dengan harga dengan tidak wajar. Mirisnya, karakter merupakan salah satu personel sebuah perusahaan alat-alat kesehatan (alkes).

Besar Kejari Surabaya, Anton Delianto, menjelaskan penangkapan tersebut berasal saat pihaknya mendapatkan bahan dari masyarakat adanya kongsi yang menjual tabung gas di atas harga kebiasaan.

“Satu pokok tabung berisi 1 m3 oksigen dijual di tempat harga wajar, sekitar Rp4, 5 juta per tabungnya. Kalau yang lengkap (regulator dan troli tabung oksigen) seharga Rp 6, 5 juta, ” tuturnya, Selasa (27/7).

Sesudah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya lalu menurunkan Tim Polisi untuk melakukan penyelidikan. Tim kemudian melakukan undercover buy 2 unit tabung oksigen dan akhirnya berhasil menyembunyikan pelaku.

“Saat diamankan, pelaku kooperatif. Kita juga mengamankan barang masukan berupa 2 buah buyung oksigen seharga Rp 11 juta, ” kata Anton.

Anton menerangkan, usai penangkapan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Saat ini pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk dilakukan metode hukum lebih lanjut.

“Kegiatan ini dijalankan oleh Kejari Surabaya serasi perintah Jaksa Agung MENODAI untuk mendukung PPKM Level 4 untuk melakukan penindakan terhadap setiap orang yg berusaha menimbun, mempermainkan harga dan menghambat distribusi obat-obatan dan alat kesehatan terkait penanganan Covid-19, ” terangnya. [bal]