Jumlah Tukar Petani Naik 0, 96 Persen di September 2021

Merdeka. com – Kepala Institusi Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, Nilai Ubah Petani (NTP) nasional di September 2021 sebesar 105, 68. Angka tersebut terangkat 0, 96 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.

“Kenaikan NTP dikarenakan indeks harga yang diterima petani naik sebesar 0, 91 persen sedangkan Ruang Harga yang Dibayar Petani turun sebesar 0, 05 persen, ” katanya, Jakarta , Jumat (1/10).

Biji Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga dengan diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. NTP merupakan salah mulia indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani pada perdesaan.

“NTP juga menunjukkan daya ubah atau terms of trade dari produk pertanian dengan barang dan jasa dengan dikonsumsi maupun untuk imbalan produksi, ” kata Margo.

Secara nasional, NTP Januari hingga September 2021 sebesar 103, 71. BPS juga mencatat NTP Provinsi Riau mengalami kenaikan tertinggi (3, 35 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya.

Sebaliknya, NTP Provinsi Maluku Mengetengahkan mengalami penurunan terbesar (0, 56 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya. Dalam bulan lalu terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sejumlah 0, 14 persen yang disebabkan oleh penurunan ruang pada kelompok pengeluaran sasaran, minuman, dan tembakau.

“Sementara itu, Biji Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional September 2021 sebesar 105, 58 atau naik 0, 74 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya, ” tandasnya. [azz]