Kesal Hubungan Badan Tak Dilanjutkan, RS Bunuh Wanita Panggilan di Kalianda

Merdeka. com – Polisi meringkus pria berinisial RS bin S (25) tersangka pembunuhan Noni Apriani (32) alias Sherly seorang wanita panggilan yang tewas pada kamar kontrakan di Desa Kedaton, Kalianda Lampung Selatan, pada Jumat (13/8) selanjutnya.

RS pun berhasil diringkus pada Sabtu (14/8) malam di desa Adirejo, Jabung Lampung Timur, oleh Tim Gabungan dari Resmob Polda Lampung, Tekab 308 Polres Lampung Selatan bersama Unit Tekab Polsek Kalianda

“Membekuk terduga pembunuh wanita panggilan via online itu pada tempat persembunyiannya, ” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dalam keteranganya, Senin (16/8).

Pandra menjelaskan motif RS yang nekat membunuh Sherly, lantaran korban yang enggan buat melanjutkan hubungan badannya. Alhasil, karena merasa kesal, tersangka kemudian menikam korban oleh sebilah pisau.

“Motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap wanita cantik tersebut, karena kesal terhadap korban yang tidak mau melanjutkan hubungan badan dan mengusir tersangka dari kamarnya, pada mana sebelumnya tersangka open BO dengan korban”, jelasnya.

Dengan beberapa tusukan yang dilayangkan dengan RS memakai pisau dapur Sherly pun meregang nyawa tewas dan sejumlah barang berharganya pun raip dibawa tersangka.

“Setelah korban meninggal dunia, tersangka mengambil dua unit handphone dan satu unit sepeda motor milik korban, selanjutnya melarikan diri”, kata Pandra.

Atas perbuatanya, RS dipersangkakan dengan pasal 365 ayat (3) KUHPidana yaitu pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan atau pembunuhan, pasal 338 KUHPidana.

“Tersangka terancam pukulan 15 tahun penjara, ” jelasnya. [bal]