Mensos Jadi Tersangka, Kemensos Pastikan Pembagian Bansos Tetap Berjalan Normal

Merdeka. com – Kementerian Sosial memastikan program bantuan sosial tetap berjalan normal untuk disalurkan ke klub. Kendati, KPK mengungkap dugaan korupsi pemberian bansos yang melibatkan Menteri Baik Juliari P Batubara.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan program, baik reguler serta khusus sampai 2020 berakhir. Beserta, akan mempersiapkan program tahun 2021 yang akan mulai disalurkan dalam Januari mendatang. Termasuk di dalamnya program bantuan sosial.

“Kita kan sudah 97, 2 persen menyelesaikan dan kita akan persiapkan untuk tahun 2021. Sebab sistem kan terus berjalan sambil tentu kami menunggu arahan bertambah lanjut dari pimpinan yang hendak ditetapkan, ” ujar Hartono saat konferensi pers, Minggu (6/12).

Atas kasus korupsi tersebut, tidak mengganggu penyaluran bantuan baik ke masyarakat. Dari segi anggaran, Kemensos sudah merealisasikan 97, dua persen dari anggaran 134 triliun per 6 Desember 2020. Buat perlindungan sosial juga sudah terealisasi 98 persen dari 128, 78 triliun.

Namun, Kementerian Sosial terpukul atas kasus manipulasi bantuan sosial di tengah upaya menghadapi pandemi Covid-19. Selama agak sembilan bulan Kemensos beserta korps menyalurkan bantuan sosial di tengah masyarakat yang terdampak pandemi.

Hartono mengatakan, sudah sejak awal Kemensos meminta pengawasan sebab Inspektorat Jenderal Kemensos, BPKP had aparat penegak hukum,.

“Karena kami mengelola anggaran dalam tahun 2020 ini sangat gembung, oleh karena itu kami berfungsi sama, ” ucap Hartono.

Ia mengatakan, Kementerian Baik siap membantu KPK memberikan kanal informasi yang diperlukan.

“Kita ikuti saja proses norma. Kita berjalan, program jalan, metode hukum jalan. Kita mendukung buat memberikan akses informasi yang diperlukan dalam proses hukum tersebut, ” kata dia. [ray]