PAD Minim, Pemkot Palembang Desak satu. 800 Pejabat Bayar Pajak

Merdeka. com – Pemerintah Kota Palembang pesimistis dapat memenuhi target perolehan asli daerah (PAD) sebesar Rp617 miliar di tahun 2020. Buat menutupi kekurangan, 1. 800 penguasa di kota itu didesak cepat membayar pajak.

Penulis Daerah Palembang, Ratu Dewa mengutarakan, target PAD tahun ini awalnya Rp1, 5 triliun dan redup menjadi Rp617 miliar karena pandemi Covid-19. Dari target itu mutakhir terkumpul Rp300 juta saja.

“Walaupun sudah dikurangi kami pesimis bisa mencapai target, tapi tetap diusahakan hingga akhir tarikh, ” katanya, Kamis (18/6).

Dia mengungkapkan, minimnya peresapan PAD tahun ini disebabkan banyak faktor, salah satunya pajak dunia dan bangunan dari korporasi serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah ditarik di awal. Solusinya adalah mencari sumber lain seolah-olah daerah Pemerintah Provinsi Sumsel & BUMD.

“Walaupun perkiraan berat peluangnya terbuka lebar. Awak prediksi 25miliar, ” ujarnya.

Selain itu, Ratu menerangkan, faktor tambahan penerimaan PAD adalah pajak pribadi. Karenanya, Pemkot Palembang mendesak seluruh pejabat pemerintahan buat membayar pajak.

“Ada 1. 800 pejabat yang telah saya sampaikan untuk membayar pajaknya, ” pungkasnya. [fik]