Penyelundupan 4, 2 Ton Bahan Bakar Minyak Digagalkan pada Sua

Merdeka. com – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menggagalkan upaya penyelundupan 4, 2 ton bakal bakar minyak ( BBM ) macam premium dan solar secara tujuan wilayah Sulawesi Pusat.

Direktur Polairud Polda Sua Kombes Pol Suryo Aji mengatakan BBM jenis premium 1, 2 ton dan solar 3 ton itu diamankan oleh Timsus Airud yang dimuat menggunakan kapal di Selat Tanjung Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Minggu, memukul 03. 00 WITA.

“Diduga BBM itu tidak hanya diedarkan buat warga sekitar namun diduga dialihkan ke wilayah Sulteng (Sulawesi Tengah), ” kata pendahuluan dia melalui rilis Ditpolairud Polda Sua, Minggu.

Penangkapan itu berawal ketika Timsus Airud Polda Sua mendapat informasi dibanding masyarakat di Kecamatan Soropia khususnya di Desa Tumbuh dan Desa Bukhori selalu mengalami kelangkaan BBM.

Padahal di kawasan itu terdapat agen penyuplai minyak dan solar (APMS) yang selalu mendapat sediaan BBM untuk wilayah tersebut. Ada sekitar tiga kali dalam seminggu dari mobil tangki Pertamina.

BBM tersebut diamankan Timsus Airud Sua yang dipimpin Brigadir Rahmad beserta perut anggota lainnya yaitu Briptu Abdur Rahmanuddin dan Bharaka Triskar Kaharuddin dari sebuah kapal jolor KM Rizki Bajo saat melakukan patroli di seputaran perairan Kecamatan Soropia.

“Kapal yang memuat penumpang tersebut diketahui mengangkut BBM tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah, yang diisi di dalam jerigen, ” jelasnya.

Selain menyita 4, 2 BBM, pihaknya juga mengamankan dua terduga pelaku inisial N (50) dan R (25).

“Keduanya dan BB diamankan dan dibawa menuju Mako Ditpolairud Polda Sua untuk pemeriksaan lebih lanjut, ” katanya.

Keduanya diduga melanggar UU Cetakan 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja tentang Transisi UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas Perkara 55 dengan ancaman balasan enam tahun penjara dan denda paling tinggi Rp60 miliar. [eko]