Petugas Selidiki Video 2 Bocah Pemulung Dipukuli

Merdeka. com – Video pemukulan terhadap 2 bocah pemulung ramai beredar di media baik. Polisi kini menyelidiki kasus dugaan penganiayaan terhadap anak-anak yang diduga terjadi di Medan itu.

Di rekaman video berdurasi 58 detik, seorang pria tampak memukuli pemulung dengan gagang sapu lidi. Si pemulung terus mengatakan tempat bukan pencuri. Namun pria itu tak henti memukulinya.

Terdengar suara seorang perempuan dengan membela bocah pemulung itu. “Udahlah Bang. Dia lari karena dikejar anjing, ” ucapnya.

Pria lain juga tampak sempat memukul bocah itu. Suara rani kembali terdengar membela dan menyuruhnya pergi.

Bukan hanya satu orang, bocah pemulung asing yang juga membawa goni serupa mengalami tindak kekerasan. Kerah bajunya ditarik, kepalanya dipukul pria yang pertama memukul si bocah. Budak itu menangis.

“Aku nggak ada ngambil, ” ucapnya.

Warga lain datang menengahi. “Kenapa kalian lari? ” tanya seorang pria. “Karena ada anjing, ” jawab perempuan tersebut.

Dalam video itu memang tampak seekor anjing. Binatang itu menjauh saat pria yang memukul bocah mulai memegang sapu lidi.

Narasi dengan menyertai video menyebut peristiwa itu terjadi di Pajak Rengit, Tuntungan, Medan. Namun lokasi pastinya belum diketahui.

Kasus itu sudah menjadi perhatian polisi . Kasatreskrim Polrestabes Daerah, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, mengatakan mereka sedang menyelidiki video dengan beredar itu.

“Iya masih dicari tahu lokasi tepatnya. TKP nya di mana? Itukan cuma (dijelaskan) di Pajak (Pasar) Rengit aja, ” sebut Ronny, Kamis (21/5). [lia]