Sejumlah Warga Jepara Tertipu Investasi Bodong, Satu Orang Hilang hingga Rp 100 Juta

Merdeka. com – Empat warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena tertipu investasi bodong melapor ke polres setempat.

“Hingga saat ini sudah ada empat orang yang mengetengahkan terkait dengan investasi membersil, ” kata Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi di Jepara, Jumat (6/8). Seperti dilansir Jarang.

AKP M. Fachrur Rozi mengatakan bahwa mereka juga menyertakan daftar korban lainnya serta menanamkan bukti percakapan korban dengan tersangka di media sosial maupun bukti transaksinya.

Adapun kerugian yang dialami korban, kata dia, sebagian ada yang menemui kerugian hingga lebih dari Rp100 juta serta tersedia yang mengalami kerugian maka puluhan juta rupiah.

Menurut dia, banyak warga yang tertarik memasukkan investasi tersebut karena memiliki tawaran dari terlapor berinisial YA (20) warga Daerah Jambu, Kecamatan Mlonggo, Jepara.

Misalnya, investasi Rp500 ribu dalam masa waktu tertentu akan menjadi Rp700 ribu, sedangkan investasi Rp1 juta akan mendapatkan keuntungan hingga Rp300 ribu. Selain itu, ada iming-iming dapat cashback atau derma uang tunai.

Ia memperkirakan jumlah objek penipuan investasi bodong mencapai ratusan orang. Sementara itu, yang melapor baru 4 orang.

Pada akhir Juli 2021, rumah YA juga didatangi sebesar korbannya. Bahkan, mereka diduga menjarah barang-barang di rumah pelaku.

Sebelumnya, para pelapor sudah memperlagakan ke Polres Jepara, tetapi tidak bisa menunjukkan masukan penyerahan uang.

Pelaku dalam menjalankan aksinya melalui orang lain dengan disebut seller. Korban menganjurkan uangnya tidak langsung kepada pelaku, tetapi melalui seller. [ded]