Semenjak Januari 2021, Basarnas Mendapati Ada 300 Kecelakaan Nasional

Lepas. com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) merekam kurang lebih 300 nilai kecelakaan nasional atau suasana membahayakan jiwa manusia tersebar di sejumlah wilayah pada Indonesia. Kepala Pusat Bukti dan Informasi Basarnas Induk Didi Hamzar di Sungailiat mengatakan kurang lebih 300 angka kecelakaan nasional tersebut terhitung dari Januari 2021 hingga sekarang.

“Angka kecelakaan atau kedudukan membahayakan jiwa manusia itu didominasi kecelakaan wilayah perairan seperti di laut, kali maupun wilayah perairan lainnya, ” jelasnya, dilansir Antara, Rabu (23/6).

Menurut dia, tingginya nilai kecelakaan di perairan karena letak geografis yang adalah wilayah kepulauan dengan status di sebagian wilayah selat cukup ekstrem. Dia mengakui, meskipun Basarnas memiliki keterampilan semua bidang namun total personel cukup terbatas, jadi dituntut memperkuat komunikasi & sinergitas di semua lembaga di daerah termasuk secara lembaga TNI dan Polri.

Sesuai dengan fungsi dan strategi, cakap Didi Hamzar, dalam melayani tugas penyelamatan korban mengedepankan pola Profesional, Sinergi dan Militan serta merespon dengan cepat Quick Response.

“Personel Basarnas dengan nasional membutuhkan 10. 000 personel tetapi saat tersebut hanya memiliki 3. 800 personel artinya postur personel Basarnas masih rendah ataupun kurus, ” jelasnya.

Menurut dia, situasi pandemi Covid-19 mempengaruhi tingginya angka membahayakan jiwa manusia karena masyarakat memaksa mencari jalan memenuhi kebutuhan hidupnya. [eko]