Temukan 9 Surat Rapid Test Tiruan, Gugus Tugas Covid-19 Sorong Lapor Polisi

Merdeka. com – Rangkai Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Praja Sorong, Provinsi Papua Barat, mendatangi Polres Sorong Kota, Sabtu pagi buta, guna melaporkan pemalsuan dokumen kesehatan rapid test atau tes cepat Covid-19 dan dokumen perjalanan sebagai persyaratan bagi pelaku perjalanan.

Pemalsuan dokumen rapid test dan dokumen perjalanan bagi karakter perjalanan tersebut dilaporkan oleh Penulis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong Herlin Sasabone dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Dorong M. Ohoitimur

Herlin mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan salah seorang warga kota Dorong yang melakukan pemalsuan dokumen buatan rapid test dan juga tulisan izin keluar bagi pelaku kunjungan kepada kepolisian.

Tempat mengatakan bahwa dengan laporan tersebut selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian sehingga menjadi pelajaran untuk masyarakat yang lain agar tidak memalsukan dokumen yang berkaitan dengan Covid-19.

Menurut dia, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong menemukan ada sembilan dokumen baik rapid test maupun surat izin keluar yang dipalsukan. Perkembangan selanjutnya menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian.

Dikutip dari Antara, Sabtu (11/7), Herlin berharap kepada masyarakat tanah air Sorong agar tidak melakukan kesibukan pemalsuan dokumen hasil rapid test dan dokumen Covid-19 lainnya karena akan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Pengurusan dokumen perjalanan baik surat izin masuk & keluar kota Sorong sangat mudah-mudahan dan gratis. Rapid test juga diberikan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu, pelajar dan mahasiswa sehingga ikut prosedur yang berlaku, ” tambah dia. [bal]